Skip to content


Pelayaran Antropolgi Budaya Prof. Yoshiharu SEKINO dari Indonesia ke Jepang dengan Perahu Sandeq

 

 

Perahu layar sandeq khas masyarakat Mandar dari Sulawesi Selatan kembali berkesempatan untuk unjug gigi.  Kali ini perahu tersebut akan digunakan oleh Prof. Yosiharu SENKO, kelahiran Tokyo 20 Januari 1949, untuk berlayar mulai 14 April 2009 berangkat dari Desa Karama, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Selatan, Indonesia dan berakhir di Naha City, Okinawa, Jepang pada tanggal 20 Juli 2009 yang bertepatan dengan Hari Laut di Jepang.

Pelayaran ini merupakan pelayaran antropologi budaya yang bertajuk “The Black Current Route Towards Japanese Archipelago by the Early Humankind Dispersion (Penyebaran awal manusia melalui rute arus hitam menuju kepulauan Jepang)” yang merupakan napak tilas penyebaran manusia purba dari Paparan Sunda menuju Kepulauan Jepang kira-kira 3.000 s.d. 10.000 tahun silam.

 

Pelayaran ini juga diikuti oleh 10 orang termasuk Dr.Aziz Salam, alumni Teknik Perkapalan Unhas (1998) dan alumni doktor Ehime University Jepang dan kini dosen Jurusan Teknologi Perikanan Universitas Negeri Gorontalo akan meneliti perahu nelayan yang terbuat dari kayu pada rute yang dilalui ditambah 2 orang kamerawan dan 2 orang koordinator.  Ada 3 perahu yang terlibat, yaitu Jomon, Pakur dan satu perahu lainnya.

 

Kabar di atas bersumber dari :

http://www.unhas.ac.id/index.php?option=com_content&task=view&id=91&Itemid=1

 

Mudah-mudahan petualangann Prof. Sekino-San ini dapat menginspirasi pegiat-pegiat bahari Indonesia untuk lebih menghargai warisan budaya dan sejarah maritim bangsa untuk lebih membangun bangsa Indonesia menjadi bangsa maritim sejati.

 

Saya sendiri baru mulai belajar mengoperasikan perahu layar (dinghy sailing) di akhir tahun 2008 kemarin di sekolah layar “Longtude 106 East (www.longitude106.com) di Jakarta dan sedang berusaha menjadikan kegiatan layar ini agar menjadi hobi saya ditengah kesibukan sehari-hari ini.

Posted in Pendidikan Maritim, Penelitian Maritim, Teknologi Perkapalan.


One Response

Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.

  1. R.arief Budikusuma says

    Wah keren toh.. Seandainya ku bisa ikut…



Some HTML is OK

or, reply to this post via trackback.