Skip to content


Galangan Kapal Indonesia …tidur ????

Ananda Shipyard to Deliver First Ship

Friday, May 16, 2008

Ananda Shipyard and Slipways Ltd, Bangladesh’s first ship building and exporting company, reportedly delivered its first cargo ship, Stella Maris, to a Danish owner this week, according to a report on http://nation.ittefaq.com.
Afruja Bari, Managing Director of Ananda Shipyard and Slipways Ltd, reported called it ‘A golden-age of good fortune and economic prosperity is going to be unfolded with this first-ever export of ship to a European country.”
Ananda Shipyard and Slipways Ltd built first class ship at its shipyard in 1992 and first international standard coastal ships in 1998. It has been using computer-controlled plate-cutting machines in shipbuilding industry since 2005. (Source: http://nation.ittefaq.com)

=========

Kita merdeka sudah 62 tahun. Tahun 1958 ambil oper KPM.

Seribu jenis kapal berlayar lalu lalang dilautan Nusantara. Ada buatan Jepang, kapal bekas. Berlayar di lautan Nusantara, singgah belasan Pelabuhan. Kapalnya tak ada tweendeck-nya. Tak ada single apalagi double.

Ada buatan Russia, komplit dengan “heater” segede lemari. Malah haluannya diperkuat, memang diperuntukan berlayar di Vladiwostock. Banyak es terapung, disononya bukan di Lautan Nusantara.

Ada buatan Polandia, ini buatan baru ukuran coaster 500 tons dan 1000 tons. Juga Kapal Samudra 10.000 tons berlayar sampai ke pantai Timur AS.

Ada buatan Jerman, asyik ada cabin penumpangnya.

KKM pusing kepala. Setiap dimutasikan kekapal lain, harus belajar lagi mengenal mesin-mesinnya. Suku cadang susah dicari, maklum berbagai jenis dan ukuran, dan “made in”nya Melihat buku instruksi…dalam bahasa Russia atau Jepun.

Puyeng.

Ada yang mengetahui, sekarang ini kapal-kapalnya buatan mana. Mungkin Belanda. Seharusnya Belanda membantu membangun kapal-kapal Nusantara lebih banyak lagi. Lah pay-back-time..lah. 350 tahun kekayaan Ibu Pertiwi dikeruk. Malu dong dikit !!. Bukan itu saja, tak ada bangsa lain yang paling mengetahui seluk beluknya Lautan Nusantara, daripada Meneer-Meneer itu.

========

tahu-tahunya Bangladesh, anak kemaren bangun kapal sendiri !

Urut-urut dada.

Salam,

Pak Joe

Posted in Transportasi Laut.


4 Responses

Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.

  1. henny says

    walahh..pak, yang kemarin sore lagi lebih ada..tuh Vietnam…dah bisa bangun Rig malahan…

    he.he.he..

  2. antok says

    lho… kok gitu seh.disini orang kita dah banyak bikian kapal lho pak. jangan kan kapal, rig, driling barge, jack up, supply vessel semua orang kita dah bisa bikin, cuman atas nama bangsa laen. terakhir awal bulan september kemaren, aku ikut bikin 1 unit juck up service barge, ekspor ke abudhabi lo pak.

  3. Firman Anindita says

    tolong bisa bantu informasi, total galangan yang ada di Indonesi. nama dan alamat. serta bagaimana bisa bantu informasi total kapal bangunan baru ,jenis dan total tonase/DWT. hormat kami. Firman A.

Continuing the Discussion

  1. Industri Galangan Kapal Negara Tetangga I – Indonesia Maritime Club linked to this post on January 23, 2010

    […] artikel terdhulu dengan judul : “Galangan kapal Indonesia….tidur?“, ada hubungannya dengan success story dari Vietnam, semoga dapat membuka mata industri […]



Some HTML is OK

or, reply to this post via trackback.